40. Raksaksa Di Sungai

04-Maret-2004       Burung Berkicau

 

Imam di desa terganggu doanya karena anak-anak ramai bermain-main di sebelah rumahnya. Untuk menghalau anak-anak itu ia berseru : 'Hai, ada raksaksa mengerikan di sungai di bawah sana. Bergegaslah ke sana ! Nanti kamu akan melihatnya sedang menyemburkan api lewat lubang hidungnya.'

Sebentar saja semua orang di kampung sudah mendengar tentang munculnya raksaksa itu. Mereka cepat-cepat berlari menuju sungai. Ketika imam melihat hal ini, ia ikut bergabung bersama banyak orang. Sambil berlari sepanjang jalan menuju ke sungai yang enam kilometer jauhnya, ia kembali berpikir : 'Memang benar, aku sendiri yang membuat cerita. Tetapi, barangkali benar juga... siapa tahu.'

 

Jauh lebih mudah percaya kepada dewa-dewa berhala ciptaan kita sendiri, kalau kita berhasil meyakinkan orang lain, bahwa dewa-dewa memang ada.

 

Copyright © Wiliam, 2018 - All rights reserved