Panduan Membeli Modem

01-Oktober-2003       Panduan IT

 

Sebelumnya kita telah membahas tentang apa itu modem dan bagaimana cara memasang modem, bagaimana kalo kita sekarang membicarakan tentang cara memilih modem yang baik dan sesuai tentunya. Jangan sampai kalian membeli modem tanpa pertimbangan yang matang, oleh karena itu harapan kami setelah kalian membaca artikel ini dapat memilih modem yang baik dan sesuai dengan kebutuhan kalian.

Modem yang beredar sekarang ini rata-rata sudah memiliki kecepatan 56 Kbps dan juga kita sering mendengar istilah K56Flex atau X2 atau V.90, mungkin kita bertanya-tanya tentang arti dari istilah tersebut ? Untuk itu maka kami akan coba menjelaskan secara singkat tentang modem 56K berserta teknologi yang dipergunakannya.

Apa itu Modem 56 Kbps ?

Merupakan teknologi baru yang meningkatkan kecepatan transfer data sampai dengan 56 Kbps melalui jalur telepon yang biasa (Plain Old Telephone Service/POSTS). Sejak dahulu orang berpendapat bahwa kecepatan transfer data maksimum melalui kabel tembaga untuk jalur telepon adalah 33.6 Kbps, tetapi teknologi modem 56K dapat melampui batas tersebut dengan mengambil keuntungan dari penghilangan konversi digital - analog - digital, hal ini dapat diwujudkan apabila pihak ISP menggunakan peralatan digital yang sesuai. Pada awalnya teknologi modem 56K dikembangkan oleh dua perusahaan besar yaitu Rockwell dengan teknologi "K56Flex" dan USR dengan teknologi "X2", serta terjadi perang untuk merebut standar bagi modem 56K. Tetapi pada akhirnya pada bulan Februari 1998 International Telecommunication Union (ITU) memutuskan bahwa standar untuk modem 56K adalah V.90. Yang dimana merupakan gabungan dari kedua teknologi tersebut. Dan kedua produsen tersebut menyatakan bahwa modem yang mereka buat nantinya akan menggunakan standar yang sama V.90 dan bagi yang telah membeli modem 56K sebelumnya mereka dapat mengupgrade melalui software menjadi modem yang sudah mensupport V.90.

Internal vs Eksternal

Modem Internal merupakan sebuah kartu yang dipasang di salah slot pada komputer kalian, yang sudah built-in serial port dan menggunakan power supply yang berasal dari PC kalian. Sedangkan Modem Eksternal biasanya terletak di dalam case tersendiri (atau rack-mounted dalam versi tertentu), menggunakan power supply terpisah pada umumnya memiliki adaptor, dan tersambung ke komputer kalian menggunakan kabel serial yang terkoneksi pada port serial di belakang PC kalian.

Keuntungan dari masing-masing modem :

  • Internal : Lebih mudah dipasang (atau menjadi mimpi yang paling buruk), biasanya lebih murah karena tidak memiliki case dan power supply terpisah, mencegah orang lain untuk bertindak iseng terhadap modem kita karena terletak di dalam komputer, tidak menggunakan kabel yang semerawut, menghemat tempat, dan juga menghemat uang kalian untuk membeli kabel serial dan kartu serial tambahan apabila PC kalian memiliki port serial yang tidak mendukung UART 16550.
  • Eksternal : Biasanya dilengkapi dengan panel atau LED atau LCD yang menampilkan info tentang apa yang sedang dilakukan oleh modem kalian yang mana berguna untuk membantu kita permasalahan yang terjadi. Tidak menggunakan slot di dalam komputer kalian. Dapat di-nyalakan atau di-matikan secara terpisah dari komputer. Lebih mudah dipindah tempatkan (contohnya, kalian dapat menggunakan modem eksternal yang sama untuk komputer desktop ataupun laptop kalian). Di daerah yang rawan dengan masalah petir lebih aman bila menggunakan modem eksternal. Pada beberapa modem memiliki LED atau LCD yang menarik dan mungkin juga berguna. Modem eksternal juga juga memiliki pengatur suara yang memberikan kemudahan kepada kita untuk mengatur besar kecilnya suara dengan cepat dan mudah. Dan juga modem eksternal akan terlihat keren jika diletakan pada meja kalian :-).

Jenis apapun yang dipilih baik modem internal ataupun modem eksternal lebih memiliki kecenderungan pada masalah cita rasa pribadi saja. Sebagian orang lebih cenderung untuk memiliki modem internal karena tidak suka terhadap banyaknya kabel, terhindar dari debu, lebih mudah untuk pemindahan komputer, dan tidak usah pusing dengan masalah UART. Tetapi beberapa orang menyatakan bahwa panel pada modem eksternal merupakan hal penting untuk troubleshooting. Jika kalian masih ingin memiliki modem internal dan juga memiliki lampu indikasi seperti yang dimiliki oleh modem eksternal kalian dapat mempergunakan program ModemSta yang merupakan progam "Modem Dashboard" dibuat oleh Ted Johansson yang cukup terkenal atau bisa juga mempergunakan program lain yang sejenis. Fungsi dari program tersebut adalah membuat replika dari lampu modem yang ditampilkan di layar monitor kalian dan juga memberikan fungsi-fungsi tambahan lainnya.

Jadi modem macam apa yang sebaiknya kita beli ? ada banyak merek dan tipe yang beredar di pasaran, jadi ada sedikit tips untuk kalian semua dalam membeli modem :

  • Pilihlah modem dari produsen yang memiliki online support yang baik.

    Jadi sebelum membeli ada baiknya jika kalian mencoba untuk mendatangi website dari produsen tersebut. Jika kalian tidak dapat menemukan website mereka atau jika ada periksalah website mereka, apabila di dalam site tersebut tidak memberikan technical support yang baik serta driver untuk di download kemungkin kalian akan menyesal bila membeli modem tersebut.

  • Jangan terpengaruh dengan barang obral dan harga murah.

    Mungkin kalian ingat dengan salah satu kalimat dalam film Forest Gump : "Momma always said life was like a cheap modem... you never know if you're gonna connect..." :-). Coba pikirkan hal ini : modem kalian merupakan alat penting dan utama dalam koneksi ke internet, kalian sudah mengeluarkan banyak uang untuk membeli sistem komputer, dan kalian juga membayar biaya koneksi dan biaya telepon bulanan, jadi jangan dengan berhemat sedikit dengan membeli modem murah berkualitas rendah yang menyebabkan koneksi internet menjadi buruk yang berakibat membengkaknya biaya bulanan tersebut.

  • Setia dengan merek dan model yang sudah terkenal dengan kehandalannya.

    Hal ini memberikan kalian support yang baik dan kemungkinan upgrade firmware, dan juga modem ini juga menyimpan nilai jual yang lebih baik jika kalian berminat untuk menjual atau mengupgrade modem tersebut.

Jadi kesimpulannya walaupun sekarang ini banyak beredar modem "No-Name" dengan kecepatan 28.8/33.6/56 Kbps yang terlihat lebih baik daripada modem yang telah ada sebelumnya, mungkin nasihat terbaik yang dapat diberikan carilah modem dari produsen yang telah memiliki nama baik, serta memiliki website, dan memberikan fasilitas upgrade dan support yang baik.

By : DeeGee

 

Copyright © Wiliam, 2017 - All rights reserved