Korek Api dan Bola Golf

27-April-2005       Renungan

 

Seorang pemain professional bertanding dalam sebuah turnamen golf. Ia baru saja membuat pukulan yang bagus sekali dan jatuh di dekat lapangan hijau. Ketika ia berjalan di fairway, betapa terkejut ia… bolanya masuk ke dalam sebuah kantong kertas pembungkus makanan yang mungkin dibuang sembarangan oleh seorang penonton. Banyak orang bergumam dalam hatinya ”Bagaimana ia bisa memukul bola itu dengan baik ?". Sesuai dengan peraturan turnamen, jika ia keluarkan bola itu dari kantong kertas, ia terkena pukulam hukuman. Dan bila ia pukul bola bersamaan dg kantong kertas itu, ia tidak akan bisa memukul dg baik. Salah-salah ia mendapatkan skor yang lebih buruk lagi…

Apa yang harus dilakukannya? Banyak pemain mengalami hal serupa. Hampir seluruh pemain memilih untuk mengeluarkan bola dari kantong kertas itu dan menerima hukuman. Setelah itu mereka bekerja keras sampai akhir turnamen untuk menutup hukuman tadi. Hanya sedikit, bahkan mungkin hampir tidak ada, pemain yg memukul bola bersamaan kantong kertas itu. Resikonya terlalu besar. Namun pemain profesional kita kali ini tidak memilih satu di antara dua kemungkinan itu. Tiba-tiba ia mengambil sesuatu dari saku celananya dan mengeluarkan sekotak korek api. Lalu di nyalakan satu batang korek api dan membakar kantong kertas itu. Ketika kantong kertas itu telah habis terbakar, ia memilih tongkat yang tepat, membidik sejenak, mengayunkan tongkat, wuss… bola terpukul dan jatuh persis di dekat lobang di lapangan hijau. Bravo!!.. Dia tidak kena hukuman dan tetap bisa mempertahankan posisinya.

Smile!!.. Ada orang yang menganggap kesulitan sebagai hukuman, dan memilih menerima hukuman itu. Ada yang mengambil resiko untuk melakukan kesalahan bersama kesulitan itu. Namun, sedikit sekali yg bisa berpikir kreatif untuk menghilangkan kesulitan itu dan menggapai kemenangan.

(Inspiration : Paul W Cumming)
From : Qolbun Salim

 

Copyright © Wiliam, 2018 - All rights reserved