3. Kicauan Burung

18-September-2002       Burung Berkicau

 

Benak para murid dipenuhi macam-macam pertanyaan tentang Tuhan.

Kata sang Guru :

'Tuhan adalah Yang-Tak-dikenal, bahkan Yang-Tidak-dapat-dikenal. Setiap pernyataan tentang Dia, seperti pula setiap jawaban terhadap pertanyaanmu, hanyalah mengacaukan Kebenaran.'

Para Murid bingung. 'Lalu mengapa anda masih juga berbicara tentang Dia?'

'Mengapa burung berkicau?' tangkis sang Guru.

 

Burung berkicau bukan karena ia ingin menyatakan sesuatu. Ia berkicau karena ia ingin berkicau.

Kata-kata cendekiawan haruslah bisa dipahami. Kata-kata sang Guru tidak untuk dipahami, melainkan untuk didengarkan seperti orang mendengarkan desir angin di pohon, gemercik air di sungai dan kicauan burung. Semua ini akan membangkitkan sesuatu di dalam hati, yang melampaui segala pemahaman.

 

Copyright © Wiliam, 2019 - All rights reserved