me @ Singapore Science Center

Selamat datang di situsku wiliam.info

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih karena Anda telah menyempatkan diri untuk mengunjungi situs saya ini. Di sini Anda bisa mendapatkan artikel-artikel mengenai I.T., puisi, prosa, humor dan lain-lain. Silahkan pilih kategori di bawah, untuk melihat topik-topik yang saya minati.

Selamat menikmati kunjungan Anda di situs saya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kesempatan Anda untuk melihat-lihat situs saya.

Hormat saya,
W. Wiliam Wong

iklan Zone 1

35. Ubahlah Kitab Suci!

Seorang terpelajar menghadap Buddha dan berkata:
‘Hal-hal yang Tuan ajarkan tidak terdapat dalam Kitab Suci!’
‘Kalau begitu, masukkanlah dalam Kitab Suci,’ kata Buddha.
Orang itu malu sejenak, lalu berkata lagi: ‘Bolehkah saya memberanikan diri mengemukakan, bahwa dari hal-hal yang Tuan ajarkan ada yang jelas-jelas bertentangan dengan Kitab Suci?’
‘Kalau begitu, ubahlah Kitab Suci,’ kata Buddha.

Read More      No Comments »

36. Isteri Seorang Buta

Mengajar orang yang belum matang dapat sungguh-sungguh berbahaya:
Seorang anak perempuan yang berwajah amat jelek dikawinkan dengan seorang buta, karena tidak ada orang lain yang mau meminangnya.
Ketika seorang dokter bersedia untuk menyembuhkan mata si buta, maka mertuanya, bapak si gadis, tidak mengijinkannya. Sebab, ia takut jangan-jangan si buta akan menceraikan anaknya.

Read More      No Comments »

34. Biji Gandum Dari Makam Raja Mesir

Segenggam biji gandum ditemukan dalam makam salah seorang raja Mesir kuno. Lima ribu tahun umurnya. Rupanya ada orang yang menanam gandum itu dan menyiraminya. Bayangkan, biji gandum itu dapat hidup dan tumbuh sesudah tersimpan selama lima ribu tahun.

Read More      No Comments »

33. Pandangan Matanya

Komandan tentara pendudukan berkata kepada kepala desa di pegunungan: ‘Kami yakin, kamu menyembunyikan seorang pengkhianat di kampungmu. Jika kamu tidak menyerahkannya kepada kami, dengan segala cara kami akan menyiksamu bersama dengan penduduk desamu.’
Kampung itu memang menyembunyikan seseorang yang tampaknya baik, tidak bersalah serta disayang semua orang. Tetapi apa daya kepala desa itu, kalau keselamatan seluruh [...]

Read More      No Comments »

32. Sang Guru Tidak Tahu

Seorang pencari kebijaksanaan menghampiri seorang murid dan bertanya dengan penuh hormat: ‘Apa makna hidup manusia?’
Murid itu lalu mempelajari tulisan Gurunya dan dengan yakin menjawab dengan kata-kata sang Guru sendiri: ‘Hidup manusia tidak lain daripada ungkapan kelimpahan Tuhan.’
Ketika pencari kebijaksanaan itu bertemu dengan sang Guru sendiri, ia mengajukan pertanyaan yang sama. Sang Guru menjawab: ‘Aku tidak [...]

Read More      No Comments »

31. Mengapa Orang-orang Yang Baik Mati?

Seorang pendeta di pedesaan mengunjungi rumah seorang nenek tua anggota jemaatnya. Sambil minum kopi, ia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh nenek itu.
‘Mengapa Tuhan begitu sering mengirimkan wabah kepada kita?’ tanya si nenek.
‘Ya, ya, ya …,’ jawab pendeta, ‘kadang-kadang orang menjadi begitu jahat, hingga perlu disingkirkan. Maka, Yang Mahabaik mengijinkan datangnya wabah.’
‘Tetapi,’ tukas si nenek, [...]

Read More      No Comments »

30. Tulang Untuk Menguji Iman Kita

Seorang cendekiawan Kristen berpendapat bahwa Kitab Suci harus dianggap benar sampai hal yang sekecil-kecilnya. Pada suatu ketika ia disapa oleh seorang teman sejawatnya: ‘Menurut Kitab Suci, bumi ini diciptakan kira-kira lima ribu tahun yang lalu. Tetapi kami telah menggali tulang-tulang untuk membuktikan bahwa kehidupan sudah ada di planet ini sejak ratusan ribu tahun yang lampau.’ [...]

Read More      No Comments »

29. Nasruddin Sudah Mati

Pada suatu hari Nasruddin menyuarakan pikirannya dengan nada filosofis: ‘Siapakah yang dapat menjelaskan makna kehidupan dan kematian ?’ Isterinya, yang sedang sibuk di dapur mendengar pertanyaan itu lalu berkata: ‘Dasar laki-laki - tidak praktis! Orang bodoh pun tahu, jika ujung-ujung jari seseorang sudah kaku dan dingin, ia sudah mati.’
Nasruddin terkesan oleh kebijaksanaan isterinya yang praktis [...]

Read More      No Comments »

28. Setan Dan Temannya

Pada suatu hari setan berjalan-jalan dengan seorang temannya. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan.
‘Apa yang ditemukan orang itu?’ tanya si teman.
‘Sekeping kebenaran,’ jawab setan.
‘Itu tidak merisaukanmu?’ tanya si teman.
‘Tidak,’ jawab setan. ‘Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama.’

Read More      No Comments »

27. Apa Katamu?

Seorang guru menanamkan kebijaksanaan dalam hati muridnya, bukan di atas halaman buku. Si murid mungkin mengendapkan kebijaksanaan itu selama tiga puluh atau empat puluh tahun di dalam hatinya, sampai ia menemukan seseorang yang siap sedia untuk menerimanya. Itulah tradisi Zen.

Read More      No Comments »

 
Page 9 of 14« First...«7891011»...Last »

Winning Solution