Wednesday, 26-Jun-2002 by wiliam
Dan, Tuhan dari semua Tuhan memisahkan sebuah Jiwa dari Dirinya dan menciptakan padanya Keindahan. Dia karunia jiwa itu kelembutan angin di kala Fajar dan semerbak bunga dari dataran dan kelembutan cahaya rembulan. Lalu, Dia karunia kepadanya secawan keriangan, seraya berfirman : “Kau takkan mereguknya kecuali jika kau lupakan Masa Lalu dan tak memperdulikan Masa Depan.” [...]
Read More
Wednesday, 26-Jun-2002 by wiliam
Seorang pemuda bertubuh kekar, namun lemah oleh rasa lapar, duduk terkulai di pinggir jalan, berwajah lesu dan menengadahkan tangan kepada semua orang yang lalu-lalang, minta sedekah sambil mengulang lagu duka cerita hidupnya yang kalah, kisah derita kelaparan dan kehinaan.
Read More
Wednesday, 26-Jun-2002 by wiliam
Sampai kapan, jiwaku, kau kan terus-menerus meratap
Sementara kelemahanku masih berpikiran sehat ?
Sampai kapan kau akan menjerit
Sementara diriku tak punya apapun kecuali percakapan dengan orang
Demi menceritakan impian-impianku di sana ?
Read More
Wednesday, 26-Jun-2002 by wiliam
Takkan kutukar dukacita hatiku demi keriaan khalayak. Dan, tak akan kutumpahkan airmata kesedihan yang mengalir dari tiap bagian diriku berubah menjadi gelak-tawa. Kuingin diriku tetaplah setetes airmata dan seutas senyuman.
Read More
Wednesday, 26-Jun-2002 by wiliam
Testing, testing. Situs ini sedang dalam pengetesan nih. Mohon masukan-masukannya untuk menambah khasanah situs ini. Terima Kasih.
Read More