Friday, 20-Sep-2002 by wiliam
‘Apa yang kau lakukan?’ tanyaku kepada seekor kera, ketika aku melihatnya sedang mengangkat ikan dari air dan meletakkannya di atas sebatang pohon.
‘Kuselamatkan dia, agar jangan mati tenggelam,’ jawab kera.
Yang bagi seseorang merupakan makanan, bagi yang lain menjadi racun.
Matahari yang membuat burung garuda bisa melihat, membutakan mata burung hantu.
Read More
Friday, 20-Sep-2002 by wiliam
Nasruddin menjadi perdana menteri raja. Sekali peristiwa, ketika ia berkeliling istana, ia melihat, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, seekor burung elang milik raja.
Nasruddin belum pernah melihat burung merpati seperti ini. Maka ia pun mengambil gunting, lalu memotong kuku, sayap dan paruh burung elang itu.
Read More
Thursday, 19-Sep-2002 by wiliam
Seekor Gajah berkubang dengan santainya di sebuah kolam di tengah hutan. Tiba-tiba seekor tikus mendekatinya. Ia menyuruh gajah itu supaya segera keluar dari kolam.
‘Tidak mau,’ kata gajah. ‘Aku sedang bersantai dan tidak mau diganggu!’
‘Detik ini juga engkau harus keluar!’ desak tikus.
‘Lho, mengapa?’ tanya gajah.
‘Alasannya hanya akan kukatakan bila engkau sudah keluar dari kolam,’ jawab tikus.
Read More
Wednesday, 18-Sep-2002 by wiliam
Konon seorang suci pernah diberi karunia dapat berbicara dengan bahasa lebah. Ia pun mendekati seekor yang tampaknya paling pandai dan bertanya:
‘Seperti apakah Yang Mahakuasa itu? Apakah Ia mempunyai kesamaan dengan lebah?’
Kata lebah yang pandai itu:
‘Yang Mahakuasa? Tentu saja tidak! Kami, para lebah ini, hanya mempunyai satu sengat saja, sedangkan Dia mempunyai dua.’
Read More
Wednesday, 18-Sep-2002 by wiliam
Benak para murid dipenuhi macam-macam pertanyaan tentang Tuhan.
Kata sang Guru :
‘Tuhan adalah Yang-Tak-dikenal, bahkan Yang-Tidak-dapat-dikenal. Setiap pernyataan tentang Dia, seperti pula setiap jawaban terhadap pertanyaanmu, hanyalah mengacaukan Kebenaran.’
Para Murid bingung. ‘Lalu mengapa anda masih juga berbicara tentang Dia?’
‘Mengapa burung berkicau?’ tangkis sang Guru.
Read More
Tuesday, 17-Sep-2002 by wiliam
Uwais, seorang Sufi*, pernah ditanya: “Apakah makna rahmat bagi Anda?”
Jawabnya: “Setiap kali bangun pagi, aku merasa cemas, apakah aku masih akan hidup petang nanti.”
Kata si penanya: “Tetapi bukankah semua orang tahu akan hal itu?”
Jawab Uwais: “Mereka memang tahu. Tetapi tidak semua merasakannya.”
Read More
Tuesday, 17-Sep-2002 by wiliam
Seorang murid mengeluh kepada Gurunya: “Bapak menuturkan banyak cerita, tetapi tidak pernah menerangkan maknanya kepada kami.”
Jawab sang Guru: “Bagaimana pendapatmu, Nak, andaikata seseorang menawarkan buah kepadamu, namun mengunyahkannya dahulu bagimu?”
Read More
Tuesday, 17-Sep-2002 by wiliam
Buku ini dikarang untuk orang dengan pandangan keagamaan atau duniawi yang berbeda-beda. Akan tetapi kami tidak menyembunyikan, bahwa kami seorang imam katolik. Kami mendalami secara luas tradisi-tradisi mistis yang bukan-Kristen, bahkan bukan-keagamaan dan kami sangat dipengaruhi dan diperkaya olehnya. Akan tetapi kami selalu kembali kepada Gereja kami, yakni Gereja Katolik, karena dialah Bunda Rohani kami. [...]
Read More
Sunday, 30-Jun-2002 by wiliam
Barangkali kau tak pernah ketakutan menunggu matahari esok pagi
Ketika kabut sirna seperti biasanya
Tapi aku merasa buta membaca cuaca
Dan percaya sebenarnya hidup hanyalah detik yang berputar kini
Selain itu adalah harapan yang sukar diterka
Semacam dongeng entah bagaimana akhirnya
Apakah belum tiba padamu Takdir yang selalu kau tunggu?
Cuma sejarah menuliskan riwayat hidupnya dengan diam
Read More
Sunday, 30-Jun-2002 by wiliam
A lost young petal
Wondering souls
I see the dream you seek
Follow me please if you dare
The dream is coming
For you and me
I return by your side
With a heart in my hand
It is like a bright fire dancing
To the slow music turning
My heart as smooth as ivory
Has turned to lonely, sulfur
I retire my heart now to you
Love [...]
Read More