me @ Singapore Science Center

Selamat datang di situsku wiliam.info

Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih karena Anda telah menyempatkan diri untuk mengunjungi situs saya ini. Di sini Anda bisa mendapatkan artikel-artikel mengenai I.T., puisi, prosa, humor dan lain-lain. Silahkan pilih kategori di bawah, untuk melihat topik-topik yang saya minati.

Selamat menikmati kunjungan Anda di situs saya. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kesempatan Anda untuk melihat-lihat situs saya.

Hormat saya,
W. Wiliam Wong

30. Tulang Untuk Menguji Iman Kita

Seorang cendekiawan Kristen berpendapat bahwa Kitab Suci harus dianggap benar sampai hal yang sekecil-kecilnya. Pada suatu ketika ia disapa oleh seorang teman sejawatnya: ‘Menurut Kitab Suci, bumi ini diciptakan kira-kira lima ribu tahun yang lalu. Tetapi kami telah menggali tulang-tulang untuk membuktikan bahwa kehidupan sudah ada di planet ini sejak ratusan ribu tahun yang lampau.’ [...]

Read More      No Comments »

29. Nasruddin Sudah Mati

Pada suatu hari Nasruddin menyuarakan pikirannya dengan nada filosofis: ‘Siapakah yang dapat menjelaskan makna kehidupan dan kematian ?’ Isterinya, yang sedang sibuk di dapur mendengar pertanyaan itu lalu berkata: ‘Dasar laki-laki - tidak praktis! Orang bodoh pun tahu, jika ujung-ujung jari seseorang sudah kaku dan dingin, ia sudah mati.’
Nasruddin terkesan oleh kebijaksanaan isterinya yang praktis [...]

Read More      No Comments »

28. Setan Dan Temannya

Pada suatu hari setan berjalan-jalan dengan seorang temannya. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan.
‘Apa yang ditemukan orang itu?’ tanya si teman.
‘Sekeping kebenaran,’ jawab setan.
‘Itu tidak merisaukanmu?’ tanya si teman.
‘Tidak,’ jawab setan. ‘Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama.’

Read More      No Comments »

27. Apa Katamu?

Seorang guru menanamkan kebijaksanaan dalam hati muridnya, bukan di atas halaman buku. Si murid mungkin mengendapkan kebijaksanaan itu selama tiga puluh atau empat puluh tahun di dalam hatinya, sampai ia menemukan seseorang yang siap sedia untuk menerimanya. Itulah tradisi Zen.

Read More      No Comments »

26. Satu Nada Kebijaksanaan

Tidak ada yang tahu, apa yang terjadi dengan Kakua setelah ia pergi dari hadapan Tenno. Ia menghilang begitu saja. Inilah kisahnya:
Kakua adalah orang Jepang pertama yang belajar Zen di negara Cina. Ia samasekali tidak pernah bepergian. Ia hanya bermeditasi tanpa henti. Jika orang sekali waktu berhasil berjumpa dengannya dan memintanya untuk mengajar, ia akan mengucapkan [...]

Read More      No Comments »

25. Derwis Yang Kesakitan

Seorang derwis* duduk tenang di pinggir sungai. Seseorang yang lewat dan melihat tengkuknya yang terbuka, tidak dapat menahan godaan untuk menamparnya sampai berbunyi gemeretak. Orang itu amat senang dengan bunyi gemeretak itu. Tetapi sang derwis menyeringai kesakitan dan bangkit untuk membalas.
‘Tunggu sebentar!’ kata si penyerang. ‘Kau boleh membalas kalau mau. Tetapi jawablah dulu pertanyaan yang [...]

Read More      No Comments »

24. Thomas Aquinas Berhenti Menulis

Diceritakan bahwa Santo Thomas Aquinas, salah seorang teolog yang paling bijak di dunia, tiba-tiba berhenti menulis menjelang akhir hayat hidupnya. Waktu sekretarisnya mengeluh bahwa karyanya belumlah selesai, Thomas menjawab: ‘Frater* Reginald, ketika aku merayakan Misa beberapa bulan yang lalu, aku mengalami Yang Ilahi. Pada hari itu aku sama sekali kehilangan minat untuk menulis. Sebenarnya, semua [...]

Read More      No Comments »

23. Penjelajah

Penjelajah itu pulang ke kampung halamannya. Penduduk ingin tahu segala sesuatu tentang sungai Amazone. Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata perasaan yang memenuhi hatinya, ketika ia melihat bunga-bunga begitu indah memukau dan mendengar seribu satu suara penghuni rimba di waktu malam? Bagaimana menjelaskan perasaan hatinya, ketika menghadapi binatang buas atau ketika mendayung perahu kecilnya melewati [...]

Read More      No Comments »

22. Rumusan

Seorang mistik pulang dari padang gurun. ‘Katakanlah, seperti apakah Tuhan itu!’ tanya orang-orang mendesak.
Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata apa yang dialaminya dalam lubuk hatinya yang paling dalam? Mungkinkah mengungkapkan Yang Maha Besar dalam kata-kata manusiawi?
Akhirnya ia memberi mereka sebuah rumusan - begitu kurang tepat dan serampangan! - dengan harapan bahwa beberapa dari antara mereka [...]

Read More      No Comments »

21. Pembuat Etiket

Hidup itu bagaikan sebotol anggur keras. Ada yang puas membaca etiket yang tercantum pada botolnya. Ada yang mencicipi isinya.

Read More      No Comments »

 
Page 12 of 16« First...«1011121314»...Last »