Tuesday, 08-Oct-2002 by wiliam
Tidak ada yang tahu, apa yang terjadi dengan Kakua setelah ia pergi dari hadapan Tenno. Ia menghilang begitu saja. Inilah kisahnya:
Kakua adalah orang Jepang pertama yang belajar Zen di negara Cina. Ia samasekali tidak pernah bepergian. Ia hanya bermeditasi tanpa henti. Jika orang sekali waktu berhasil berjumpa dengannya dan memintanya untuk mengajar, ia akan mengucapkan [...]
Read More
Tuesday, 08-Oct-2002 by wiliam
Seorang derwis* duduk tenang di pinggir sungai. Seseorang yang lewat dan melihat tengkuknya yang terbuka, tidak dapat menahan godaan untuk menamparnya sampai berbunyi gemeretak. Orang itu amat senang dengan bunyi gemeretak itu. Tetapi sang derwis menyeringai kesakitan dan bangkit untuk membalas.
‘Tunggu sebentar!’ kata si penyerang. ‘Kau boleh membalas kalau mau. Tetapi jawablah dulu pertanyaan yang [...]
Read More
Sunday, 06-Oct-2002 by wiliam
Diceritakan bahwa Santo Thomas Aquinas, salah seorang teolog yang paling bijak di dunia, tiba-tiba berhenti menulis menjelang akhir hayat hidupnya. Waktu sekretarisnya mengeluh bahwa karyanya belumlah selesai, Thomas menjawab: ‘Frater* Reginald, ketika aku merayakan Misa beberapa bulan yang lalu, aku mengalami Yang Ilahi. Pada hari itu aku sama sekali kehilangan minat untuk menulis. Sebenarnya, semua [...]
Read More
Sunday, 06-Oct-2002 by wiliam
Penjelajah itu pulang ke kampung halamannya. Penduduk ingin tahu segala sesuatu tentang sungai Amazone. Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata perasaan yang memenuhi hatinya, ketika ia melihat bunga-bunga begitu indah memukau dan mendengar seribu satu suara penghuni rimba di waktu malam? Bagaimana menjelaskan perasaan hatinya, ketika menghadapi binatang buas atau ketika mendayung perahu kecilnya melewati [...]
Read More
Sunday, 06-Oct-2002 by wiliam
Seorang mistik pulang dari padang gurun. ‘Katakanlah, seperti apakah Tuhan itu!’ tanya orang-orang mendesak.
Tetapi bagaimana mungkin mengungkapkan dalam kata-kata apa yang dialaminya dalam lubuk hatinya yang paling dalam? Mungkinkah mengungkapkan Yang Maha Besar dalam kata-kata manusiawi?
Akhirnya ia memberi mereka sebuah rumusan - begitu kurang tepat dan serampangan! - dengan harapan bahwa beberapa dari antara mereka [...]
Read More
Friday, 04-Oct-2002 by wiliam
Hidup itu bagaikan sebotol anggur keras. Ada yang puas membaca etiket yang tercantum pada botolnya. Ada yang mencicipi isinya.
Read More
Thursday, 03-Oct-2002 by wiliam
Tanya rahib:
‘Semua gunung dan sungai ini, bumi dan bintang-bintang - dari manakah asalnya?’
Kata Guru:
‘Pertanyaanmu dari manakah asalnya?’
Read More
Wednesday, 02-Oct-2002 by wiliam
Seorang tetangga melihat Nasruddin berjongkok sambil mencari sesuatu.
‘Apa yang sedang Anda cari, Mullah?’
‘Kunciku yang hilang.’
Dua-duanya terus berjongkok mencari kunci yang hilang itu. Sebentar kemudian tetangga itu bertanya: ‘Di mana kuncimu yang hilang?’
‘Di rumah.’
‘Astaga! Lantas mengapa Anda mencarinya di sini?’
‘Karena di sini lebih terang.’
Apa gunanya mencari Tuhan di tempat-tempat suci, kalau Ia sudah tidak bersemayam lagi [...]
Read More
Wednesday, 02-Oct-2002 by wiliam
Suatu cerita kuno di India:
Sebuah kapal karam dan terdampar di tepi pantai Srilangka. Di situ memerintahlah Vibhisana, raja para raksaksa. Pedagang, pemilik kapal itu dibawa menghadap raja. Ketika melihatnya Vibhisana menjadi amat bersukacita dan berkata: ‘Bukan main! Ia sungguh-sungguh menyerupai patung Ramaku. Bentuknya sama-sama seperti manusia!’ Maka ia menyuruh abdinya untuk mengenakan busana mewah dan [...]
Read More
Wednesday, 02-Oct-2002 by wiliam
Sebuah kuil dibangun di suatu pulau, tiga kilometer jauhnya dari pantai. Dalam kuil itu terdapat seribu lonceng. Lonceng-lonceng yang besar, lonceng-lonceng yang kecil, semuanya dibuat oleh pengrajin-pengrajin terbaik di dunia. Setiap kali angin bertiup atau taufan menderu, semua lonceng kuil itu serentak berbunyi dan secara terpadu membangun sebuah simponi. Hati setiap orang yang mendengarkannya terpesona.
Tetapi [...]
Read More