6. Merpati Raja

Nasruddin menjadi perdana menteri raja. Sekali peristiwa, ketika ia berkeliling istana, ia melihat, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, seekor burung elang milik raja.

Nasruddin belum pernah melihat burung merpati seperti ini. Maka ia pun mengambil gunting, lalu memotong kuku, sayap dan paruh burung elang itu.

‘Nah, baru sekarang kau pantas disebut burung,’ katanya. ‘Tuanmu telah mengabaikanmu selama ini.’

Sungguh memprihatinkan, para rohaniwan-rohaniwati yang tidak mengenal dunia selain lingkungan mereka sendiri, yang tidak mau belajar apapun dari orang yang mereka beri pelajaran.

This entry was posted on Friday, September 20th, 2002 at 0:00 and is filed under Burung Berkicau. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


Leave a reply

 

Winning Solution