40. Raksaksa Di Sungai

Imam di desa terganggu doanya karena anak-anak ramai bermain-main di sebelah rumahnya. Untuk menghalau anak-anak itu ia berseru : ‘Hai, ada raksaksa mengerikan di sungai di bawah sana. Bergegaslah ke sana ! Nanti kamu akan melihatnya sedang menyemburkan api lewat lubang hidungnya.’

Sebentar saja semua orang di kampung sudah mendengar tentang munculnya raksaksa itu. Mereka cepat-cepat berlari menuju sungai. Ketika imam melihat hal ini, ia ikut bergabung bersama banyak orang. Sambil berlari sepanjang jalan menuju ke sungai yang neam kilometer jauhnya, ia kembali berpikir : ‘Memang benar, aku sendiri yang membuat cerita. Tetapi, barangkali benar juga… siapa tahu.’

Jauh lebih mudah percaya kepada dewa-dewa berhala ciptaan kita sendiri, kalau kita berhasil meyakinkan orang lain, bahwa dewa-dewa memang ada.

This entry was posted on Thursday, March 4th, 2004 at 0:00 and is filed under Burung Berkicau. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


Leave a reply

 

Winning Solution