39. Sop Dari Sop Ayam

Mullah Nasruddin dikunjungi oleh saudaranya yang menghadiahinya seekor ayam. Nasruddin memasak ayam itu, lalu menyuguhkannya kepada tamu.

Kemudian satu demi satu mulai berdatanganlah tamu-tamu. Masing-masing berkata, bahwa ia sahabat dari sahabat dari ‘orang yang menghadiahkan ayam kepada Anda’. Setiap orang tentu saja mengharapkan dijamu dan diterima dengan baik atas dasar ayam tadi.

Akhirnya Mullah tidak dapat tahan lagi. Pada suatu hari seorang tak dikenal datang lagi ke rumahnya dan berkata : ‘Saya ini sahabat dari sahabat saudara Anda, yang dulu pernah memberi Anda seekor ayam.’ Dan seperti yang lain-lain, ia terus duduk, sambil mengharapkan dijamu.

Nasruddin menempatkan sepinggan air mendidih di hadapannya. ‘Apa ini ?’ tanya tamu itu.

Kata Mullah : ‘Ini adalah sop dari sop ayam yang dihadiahkan kepadaku oleh saudaraku.’

Kita kadang-kadang mendengar tentang mereka yang menjadi murid dari murid dari murid dari seorang yang pernah mengalami kehadiran Allah secara pribadi.

Mustahil mencium dengan perantaraan seorang utusan.

This entry was posted on Thursday, March 4th, 2004 at 0:00 and is filed under Burung Berkicau. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


Leave a reply

 

Winning Solution