28. Setan Dan Temannya

Pada suatu hari setan berjalan-jalan dengan seorang temannya. Mereka melihat seseorang membungkuk dan memungut sesuatu dari jalan.

‘Apa yang ditemukan orang itu?’ tanya si teman.

‘Sekeping kebenaran,’ jawab setan.

‘Itu tidak merisaukanmu?’ tanya si teman.

‘Tidak,’ jawab setan. ‘Saya akan membiarkan dia menjadikannya kepercayaan agama.’

Kepercayaan agama merupakan suatu tanda, yang menunjukkan jalan kepada kebenaran. Orang yang kuat-kuat berpegang pada penunjuk jalan, tidak dapat berjalan terus menuju kebenaran. Sebab, ia mengira seakan-akan sudah memilikinya.

This entry was posted on Thursday, October 10th, 2002 at 0:00 and is filed under Burung Berkicau. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


Leave a reply

 

Winning Solution