16. Kesucian Pada Saat Sekarang

Buddha pernah ditanya: ‘Siapakah yang disebut orang suci?’ Jawabnya: ‘Setiap jam terbagi atas sejumlah detik tertentu, dan setiap detik ada bagian-bagiannya lagi. Barang siapa mampu memberi perhatian penuh pada setiap bagian detik ini, sungguh pantas disebut orang suci.’

***

Seorang prajurit Jepang ditangkap oleh musuhnya dan dimasukkan ke dalam penjara. Semalaman ia tidak dapat tidur karena yakin bahwa keesokkan harinya ia akan disiksa dengan kejam. Tiba-tiba kata Guru Zen-nya terlintas dalam ingatan. ‘Hari esok bukanlah kenyataan. Satu-satunya kenyataan adalah saat sekarang ini.’

Maka ia kembali pada saat sekarang dan tertidur lelap.

***

Orang yang tidak dikuasai oleh masa depan bagaikan kawanan burung di angkasa dan rumpun bunga bakung di padang. Ia tidak kuatir akan hari esok. Segalanya adalah hari ini. Sungguh, dia itulah orang suci!

This entry was posted on Wednesday, October 2nd, 2002 at 0:00 and is filed under Burung Berkicau. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.


Leave a reply

 

Winning Solution