Archive for the ‘Burung Berkicau’ Category

  • 40. Raksaksa Di Sungai

    Imam di desa terganggu doanya karena anak-anak ramai bermain-main di sebelah rumahnya. Untuk menghalau anak-anak itu ia berseru : ‘Hai, ada raksaksa mengerikan di sungai di bawah sana. Bergegaslah ke sana ! Nanti kamu akan melihatnya sedang menyemburkan api lewat lubang hidungnya.’
    Sebentar saja semua orang di kampung sudah mendengar tentang munculnya raksaksa itu. Mereka cepat-cepat [...]

  • 39. Sop Dari Sop Ayam

    Mullah Nasruddin dikunjungi oleh saudaranya yang menghadiahinya seekor ayam. Nasruddin memasak ayam itu, lalu menyuguhkannya kepada tamu.
    Kemudian satu demi satu mulai berdatanganlah tamu-tamu. Masing-masing berkata, bahwa ia sahabat dari sahabat dari ‘orang yang menghadiahkan ayam kepada Anda’. Setiap orang tentu saja mengharapkan dijamu dan diterima dengan baik atas dasar ayam tadi.
    Akhirnya Mullah tidak dapat tahan [...]

  • 38. Cerita Seorang Sufi

    Seseorang yang dianggap sudah mati diusung oleh teman-temannya ke kuburan. Ketika peti sudah hampir dimasukkan dalam liang lahat, orang itu tiba-tiba hidup kembali dan mulai memukul-mukul tutup peti.
    Peti dibuka. Orang itu bangkit. ‘Apa yang kalian lakukan?’ katanya kepada orang banyak yang berkumpul di sekelilingnya. ‘Aku ini hidup. Aku tidak mati.’
    Kata-katanya ditanggapi dengan suasana diam penuh [...]

  • 37. Para Ahli

    Hidup rohaniku seluruhnya diambil alih oleh para ahli. Kalau aku ingin belajar berdoa, aku pergi kepada seorang pembimbing rohani. Untuk menemukan kehendak Tuhan bagiku, aku pergi kepada seorang pembimbing retret. Untuk mendalami Kitab Suciku, aku pergi kepada seoarang ahli Kitab Suci. Untuk mengetahui, apakah aku berdosa atau tidak, aku pergi kepada ahli teologi moral. Dan [...]

  • 35. Ubahlah Kitab Suci!

    Seorang terpelajar menghadap Buddha dan berkata:
    ‘Hal-hal yang Tuan ajarkan tidak terdapat dalam Kitab Suci!’
    ‘Kalau begitu, masukkanlah dalam Kitab Suci,’ kata Buddha.
    Orang itu malu sejenak, lalu berkata lagi: ‘Bolehkah saya memberanikan diri mengemukakan, bahwa dari hal-hal yang Tuan ajarkan ada yang jelas-jelas bertentangan dengan Kitab Suci?’
    ‘Kalau begitu, ubahlah Kitab Suci,’ kata Buddha.

  • 36. Isteri Seorang Buta

    Mengajar orang yang belum matang dapat sungguh-sungguh berbahaya:
    Seorang anak perempuan yang berwajah amat jelek dikawinkan dengan seorang buta, karena tidak ada orang lain yang mau meminangnya.
    Ketika seorang dokter bersedia untuk menyembuhkan mata si buta, maka mertuanya, bapak si gadis, tidak mengijinkannya. Sebab, ia takut jangan-jangan si buta akan menceraikan anaknya.

  • 34. Biji Gandum Dari Makam Raja Mesir

    Segenggam biji gandum ditemukan dalam makam salah seorang raja Mesir kuno. Lima ribu tahun umurnya. Rupanya ada orang yang menanam gandum itu dan menyiraminya. Bayangkan, biji gandum itu dapat hidup dan tumbuh sesudah tersimpan selama lima ribu tahun.

  • 33. Pandangan Matanya

    Komandan tentara pendudukan berkata kepada kepala desa di pegunungan: ‘Kami yakin, kamu menyembunyikan seorang pengkhianat di kampungmu. Jika kamu tidak menyerahkannya kepada kami, dengan segala cara kami akan menyiksamu bersama dengan penduduk desamu.’
    Kampung itu memang menyembunyikan seseorang yang tampaknya baik, tidak bersalah serta disayang semua orang. Tetapi apa daya kepala desa itu, kalau keselamatan seluruh [...]

  • 32. Sang Guru Tidak Tahu

    Seorang pencari kebijaksanaan menghampiri seorang murid dan bertanya dengan penuh hormat: ‘Apa makna hidup manusia?’
    Murid itu lalu mempelajari tulisan Gurunya dan dengan yakin menjawab dengan kata-kata sang Guru sendiri: ‘Hidup manusia tidak lain daripada ungkapan kelimpahan Tuhan.’
    Ketika pencari kebijaksanaan itu bertemu dengan sang Guru sendiri, ia mengajukan pertanyaan yang sama. Sang Guru menjawab: ‘Aku tidak [...]

  • 31. Mengapa Orang-orang Yang Baik Mati?

    Seorang pendeta di pedesaan mengunjungi rumah seorang nenek tua anggota jemaatnya. Sambil minum kopi, ia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh nenek itu.
    ‘Mengapa Tuhan begitu sering mengirimkan wabah kepada kita?’ tanya si nenek.
    ‘Ya, ya, ya …,’ jawab pendeta, ‘kadang-kadang orang menjadi begitu jahat, hingga perlu disingkirkan. Maka, Yang Mahabaik mengijinkan datangnya wabah.’
    ‘Tetapi,’ tukas si nenek, [...]

 
Page 1 of 512345»